BERITA RADIO ONLINE SAINS, Hari ini Selasa, 8 November 2022 dikabarkan oleh astronomi bahwa terjadi Gerhana Bulan Total dan hal ini menjadi kabar fenomena alam.
Pengumuman ini dikabarkan oleh peneliti Pusat Riset Antariksa NASA. Gerhana Bulan Total 8 November 2022 berdurasi 1,5 jam atau satu jam 30 menit, dan dengan kecepatan per55 secon, menurut kata peneliti NASA.
Gerhana Bulan Total ini memiliki jarak pusat umbra ke pusat Bulan sebesar 0,2550 dengan lebar total 1,35587 dengan jarak pusatnya.
Wilayah mana saja yang dapat menyaksikan Gerhana Bulan Total 8 November 2022 ini?, tentunya gerhana bulan total ini dapat dilihat warga Indonesia dari bagian wilayah Timur sampai dengan Barat WITA, WIB, dan lain sebagainya.
Disimak dari berbagai media sumber berita daftar wilayah tersebut diatas dapat melihat dengan jelas peristiwa fenomena alam ini dengan kasat mata mulai dari pukul 15.05.19 WIB / 16.05.29 WITA / 17.05.30 WIT, walau diseluruh Indonesia dapat diamati samar dan beda waktu setempat.
Bagi Orang Awam atau masyarakat yang berlayar mencari ikan dilaut, ini adalah fenomena yang bagus karena menurut sipelaut Waedo yang bertempat dipesisir pantai, mengatakan bahwa hal ini sudah biasa terjadi, dan sebelum kami melaut lagi.
Sebelumnya, katanya kami akan melaksanakan shalat gerhana bulan untuk perwujudan penghambaan rasa syukur kepada Allah SWT, dan setelah itu barulah kami turun kelaut untuk menangkap ikan, biasanya pada kejadian fenomena alam ini, kami memperolehd banyak ikan dilaut, karena ikan lebih suka bermain di air yang tidak terlalu dalam dan banyak ikan yang didapat katanya.
Menurut para peneliti NASA pada saat terjadi gerhana bulan total ini tidak pantulan cahaya matahari pada yang demikian setiap waktu dipantulkan pada bulan saat gerhana.
Warnapun cokelat dan campur hitam pekat apabila ion berupa debu alvulkano berhambur pada cahaya di sekitaran fenomena tersebut.
Peneliti astronomi mengatakan bahwa fenomena ini saat keseluruhan tampak bulan masuk pada bayang inti bumi (umbra).
Hal tersebut disebabkan oleh bulan, bumi, dan matahari Bersatu dalam garis sejajar maka terjadilah gerhana bulan total.
Pada garis potongan bidang peredaran bumi mengelilingi matahari bersimpul pada orbit bulan dan jika dilihat dengan observatorium maka jelas terlihat kedudukan sejajar-sejajar antar ketiganya dikutip dari The Book Total Lunar Eclipse.
Gerhana Bulan Total ini untuk jangka kedepan dapat terus diamati di negara Indonesia dalam masa sampai pada malam tahun baru.
by. RADIO ONLINE BLOG dan team creative.
